Langsung ke konten utama

Pemeriksaan Rohani

Mazmur 26:2
Ujilah aku, ya Tuhan, dan cobalah aku; selidikilah batinku dan hatiku.

Jika boleh memilih, kemungkinan besar anda akan merasa berat jika disarankan ke dokter untuk menjalani pemeriksaan fisik. Anda cenderung menganggap bahwa semuanya baik-baik saja dan tidak mau merepotkan dokter anda tentang itu. Namun, karena saran dokter, seringkali anda tidak punya pilihan lain. Anda harus menjalani pemeriksaan kesehatan secara teratur.

Jika boleh memilih, kebanyakan dari kita juga takut dengan pemeriksaan kesehatan rohani. Lagi pula, jika memeriksa roh kita dengan sangat cermat, kita mungkin perlu mengubah satu atau dua kebiasaan. Kita mungkin membutuhkan semacam ‘pemotongan perilaku'.

Saya menyarankan agar kita mengatasi keengganan. Dengan tuntunan Allah, marilah kita menjalani pemeriksaan kesehatan rohani. Pakailah Amsal 4:20-27 sebagai daftar pemeriksaan.

1 Telinga: Apakah kita mendengar firman Allah dengan jelas dan memahaminya? Apakah kita menjalankan apa yang dikatakan di dalamnya?

2 Mata: Apakah kita senantiasa memperhatikan ajaran yang akan menuntun kita menuju kebenaran?

3 Hati: Apakah kita menjaga hati dari yang jahat?

4 Lidah: Apakah mulut kita jujur dan murni?

5 Kaki: Apakah kita sedang berjalan lurus menuju kebenaran Allah tanpa ragu?

Bagaimanakah hasil pemeriksaan rohani Anda? Apakah dari pemeriksaan itu Anda melihat ada bagian-bagian yang perlu dibenahi? Pemeriksaan rohani yang teratur akan membantu memulihkan vitalitas rohani Anda.

PEMERIKSAAN KESEHATAN ROHANI MERUPAKAN KUNCI MENUJU KESEHATAN ROHANI

1 Amsal 4:20 - Hai anakku, perhatikanlah perkataanku, arahkanlah telingamu kepada ucapanku;
2 Amsal 4:21,25 - janganlah semuanya itu menjauh dari matamu, simpanlah itu di lubuk hatimu. Biarlah matamu memandang terus ke depan dan tatapan matamu tetap ke muka.
3 Amsal 4:23 - Jagalah hatimu dengan segala kewaspadaan, karena dari situlah terpancar kehidupan.
4 Amsal 4:24 - Buanglah mulut serong dari padamu dan jauhkanlah bibir yang dolak-dalik dari padamu.
5 Amsal 4:26 - Tempuhlah jalan yang rata dan hendaklah tetap segala jalanmu.

http://renungan-harian-kita.blogspot.com/

Postingan populer dari blog ini

Bertahanlah dan tetaplah setia

By Nelson Saragih, on 27-04-2010 20:30   Pengkotbah 7:10 Janganlah mengatakan: "Mengapa zaman dulu lebih baik dari pada zaman sekarang?" Karena bukannya berdasarkan hikmat engkau menanyakan hal itu. Tanpa disadari mungkin kita pernah mengucapkan apa yang tertulis pada ayat diatas, mungkin kita pernah berkata "kehidupan dulu lebih baik dan lebih enak dari saat ini" . Ketika berkomitmen untuk ikut Tuhan dengan sungguh-sungguh maka cara hidup kita tidak sama lagi dengan kehidupan sebelumnya. Kehidupan pasti semakin sulit karena tidak boleh lagi melakukan cara-cara yang Tuhan tidak inginkan. Dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari orang dunia saja berkata "mencari uang haram saja sulit, apalagi mencari yang halal" , lalu bagaimana dengan kita? Bukankah kita...
Minggu 21 maret 2010, Yata Ministry Bersama Abbalove Ministry melayani di rutan klas 1 Cipinang-Jakarta timur. Tim yang melayani pada hari itu berjumlah 10 orang. Pada pukul 13.45 wib,kami memasuki Ruang kunjungan Rutan tersebut yang sementara dipakai menjadi tempat kebaktian pada setiap hari jumat dan minggu siang,sementara pembangunan gereja di rutan tersebut sudah selesai tinggal perapian sedikit,Jemaat yang hadir pada saat itu sekitar 126 orang.Inilah yang jadipergumulan bagi setiap tim-tim pelayanan penjara,baik dari sebuah gereja maupun lembaga ministry/yayasan,ternyata masih banyak anak-anak Tuhan disana yang menjalani hukuman mereka.Firman Tuhan pada hari itu disampaikan oleh bapak Ronny dari AbbaLove ministry yang terambil dari matius 18:21-35.Firman Tuhan yang disampaikan Bertemakan "Mengampuni".TUHAN YESUS MEMBERKATI

Pelayanan Yata Ministry

pelayanan Penjara Lapasustik Jakarta 05 Mei 2010, Pengkhotbah di pimpin oleh Ibu Anggreini yang adalah seorang wanita yang berasal dari agama lain berpindah kepercayaan kepada Yesus Kristus, Kesaksian-Kesaksiannya begitu memberkati anak-anak Tuhan yang berada disana saat itu.Dimana ketika ia di Campakkan oleh keluarganya, dan tidak memiliki tempat tinggal di Jakarta, bukan hanya itu saja dia mendapatkan seorang suami yang jahat kepadanya..Tetapi Kesabaran yang ditanamkan oleh Yesus didalam dirinya,Membuat ia mampu Berdiri sampai saat ini,Dan Menjadi Saksi Tuhan Yesus.